Pesan Terakhir (Matius 28:18-20)

Pesan Terakhir (Mat. 28:18-20)

Yakub pada masa akhir hidupnya  memberikan pesan terakhir kepada anak-anaknya, setelah selesai berpesan ditariknyalah kakinya ke atas tempat berbaring dan meninggallah ia. Begitu juga dengan orang tua kita yang sudah mendekati kematiannya akan menceritakan sesuatu hal yang penting dan kita anak-anaknya akan mendengarkan dengan sungguh-sungguh karena itu merupakan pesan terakhirnya. Tetapi ada yang berbeda dengan Tuhan Yesus Kristus, Dia memberikan pesan terakhir bukan karena Dia akan mati melainkan ke Surga. 

Apakah pesan terakhir Tuhan Yesus Kristus?

Didalam Injil Matius 28:18-20. Sebelum Tuhan Yesus terangkat ke sorga Dia memberikan pesan terakhir kepada murid-murid-Nya yaitu bahwa segala kuasa di sorga dan di bumi telah diberikan kepada Yesus (18). Segala kuasa!  apakah yang tidak termasuk didalamnya? atau kuasa seperti apakah yang Tuhan memiliki? TUHAN yang menciptakan alam semesta raya, bahasa Ibrani  menciptakan yaitu BARA yang mempunyai pengertian dari yang tidak ada sama sekali menjadi ada.  TUHAN  Mahakuasa mengetahui bahwa kebutuhan umat manusia yang berdosa yaitu keselamatan memperoleh hidup yang kekal. Seperti ada tertulis Karena begitu besar kasih TUHAN akan dunia ini (Yoh. 3:16) sehingga Yesus Kristus dengan sengaja membatasi keilahian-Nya datang ke dunia.  Keterlibatan Yesus di dalam kehidupan umat manusia yang berdosa, Dia menyembuhkan orang yang sakit, melakukan banyak mujizat, orang buta melihat, tuli mendengar, orang mati di bangkitkan, mengampuni mereka yang berdosa dan bahkan dengan sengaja membatasi keilahian-Nya mati di atas kayu salib untuk menunjukkan betapa besarnya kasih-Nya. Itulah kuasa yang Yesus berikan kepada murid-murid-Nya, ketika Roh Kudus turun keatas mereka (Kis. 1:8).

Bagaimana dengan kita, apakah kita sudah memiliki kuasa-Nya?

Saudara-saudaraku. Ketika kita dipilih oleh TUHAN untuk percaya dan beriman bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat kita maka pembenaran Kristus diperhitungkan kepada kita dan Pemeteraian Roh Kudus sekali untuk selama-lamanya. Sehingga kita memiliki kuasa-Nya untuk dapat mengasihi-Nya dan mengasihi sesama manusia.

Yesus Kristus mengutus murid-murid-Nya dengan tujuan yang sangat mulia yaitu menjadikan semua bangsa murid-Nya (19). Sesudah bangsa-bangsa menjadi murid Kristus, mereka dibaptis dalam nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Baptisan merupakan lambang dari orang berdosa yang mati  serta bangkit  bersama Kristus masuk di dalam keluarga kerajaan Allah.

Situ Lembang merupakan tempat pertama kali saya bertemu lansung dengan Presiden Republik Indonesia Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono, dia pemimpin yang bijaksana menyampaikan pidato yang baik tetapi dia tidak dapat melakukan semua isi pidatonya dengan sempurna. Sangat berbeda dengan Yesus Kristus yang memberikan perintah kepada murid-murid-Nya (20a) karena Dia sudah melakukannya dengan sempurna. Yesus Kristus adalah Guru agung yang mengajarkan seluruh aspek kehidupan-Nya dengan penuh kasih supaya murid-murid-Nya meneladani-Nya dan memuliakan TUHAN. Begitu juga dengan kita yang sudah percaya kepada-Nya menjadi guru-guru yang mengajarkan Injil Yesus Kristus. Pengajaran kita berasal dari Alkitab karena Alkitab adalah Firman Tuhan.

Jadi kita sebagai murid-murid Kristus harus menjangkau setinggi-tingginya bagi kerajaan-Nya, menyelam sedalam-dalamnya dalam firman-Nya dan memberitakan Injil Yesus Kristus kepada semua bangsa karena Tuhan Yesus Kristus menyertai kita sampai kepada akhir zaman (20b). Amin.

 By Kiven Keegen Kaeng.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s