IMMUTABILITY

IMMUTABILITY

Q: Kita sering mendengar bahwa Tuhan tidak berubah, tidak menyesal dan tidak bertobat. Tetapi tertulis di Alkitab bahwa Tuhan menyesal Misalnya Kej. 6:6-7; Kel. 32:14; Yer. 18:10 dan Yun. 3:10.

A: Tuhan tidak menyesal. Coba Anda perhatikan 1 Samuel 15:29 “Lagi Sang Mulia dari Israel tidak berdusta dan Ia tidak tahu menyesal; sebab Ia bukan manusia yang harus menyesal.”

Q: Tetapi waktu baca kisah Saul, saya jadi “curiga” kepada Tuhan. Mulai meragukan akan karakter Tuhan karena di 1 Samuel 15:35 “Sampai hari matinya Samuel tidak melihat Saul lagi, tetapi Samuel berdukacita karena Saul. Dan TUHAN menyesal, karena Ia menjadikan Saul raja atas Israel”. Bahkan King James Version menyatakan “and the LORD repented that he had made Saul king over Israel”. Apakah benar “TUHAN menyesal atau LORD repented”?

A: Tidak benar. Tuhan tidak bertentangan dengan diri-Nya. Kata menyesal dari bahasa Ibrani yaitu נחם nâcham. Kata Nacham menunjukkan beberapa hal yaitu

  1. Bahwa Allah adalah pribadi, bukan kekuatan impersonal.
  2. Tuhan penuh kasih dalam hubungan.
  3. Tuhan tidak bersukacita atas/dalam ketidaktaatan umat-Nya.

Q: Mengapa Tuhan tidak berubah?

A: Karena

  1. Bil.23:19 “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?
    1. Jika Ia pernah dipercaya, Ia tidak berubah (ay.19 a).
    2. Jika Ia pernah berkomitmen pada manusia, Ia tidak akan pernah berubah komitmen-Nya (ay.19 b).
    3. Jika Ia pernah memberi janji maka janji-janji akan dipenuhinya (ay.19c & d).
  2. Pemazmur menyatakan bahwa rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun (Mzm. 33:11), tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan (Mzm. 102:27).
  3. Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?” (Mal.3:6-7).
  4. “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya” (Ibr.13:8).
  5. Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran (Yak. 1:17).

P1180089

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s