LORD’S PRAYER

LORD’S PRAYER

 

 

Christ Prays for Himself

Yesus berdoa untuk dirinya sendiri. Yesus mengakhiri malam Paskah dengan berdoa untuk dirinya sendiri  (17:1-5), para rasul-Nya (17:6-19), dan gereja-Nya (17:20-26). 17:1 Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. 17:2 Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. 17:4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. 17:5 Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

Yesus sebagai teladan utama yang dengan sengaja membatasi keilahian-Nya menunjukkan betapa mulianya Bapa. Glory (John 17:1-5). Jesus first spoke to the Father about Himself, thus giving us a model. “I have brought You glory on earth by completing the work You gave Me to do.” This work finished, God would lift Jesus to His presence again and give His Son the glory that “I had with You before the world began.”[1]

Kita hidup di dunia mempunyai tujuan utama yaitu untuk memuliakan Tuhan dan menjadi serupa dengan-Nya. Kemuliaan yang akan kita miliki di Surga tidak dapat dibandingkan dengan kefanaan dunia ini. The Teacher’s Commentary:  We live in the world now, but this world is not the end! The end for us, as for Jesus, is glory in the very presence of the Father. The word “glory” speaks literally of brightness, splendor, radiance. Expanded to denote the majesty and sublimity of God, it carries a sense of magnificence and splendor. In the verb form it means more than “to praise or honor”; it means to “clothe in splendor.”

 

Christ Prays for His Disciples

Yesus Kristus berdoa untuk murid-murid-Nya supaya bersatu didalam kasih Tuhan dan hidup didalam kekudusan semakin serupa dengan-Nya dan bersaksi bagi kemuliaan-Nya.

Jesus prays for the 11. Jesus told the Father what he had done in relation to his apostles.

He had told them about the Father

17:6 Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.

 

He had conveyed the Father’s Word to them

17:8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 17:14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

 

He had kept them from spiritual apostasy

            17:12 Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.

 

Sent them into the world

17:18 Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;

 

Set an example of holiness for them

            17:19 dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.

 

Atas nama para rasul, Yesus meminta kepada Bapa untuk

  • Melindungi mereka dalam dunia yang bermusuhan dengan Allah 17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
  • Menyatukan mereka. Mereka akan memiliki musuh yang cukup di dunia, tanpa berkelahi satu sama lain! 17:11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
  • Mengisi mereka dengan sukacita. 17:13 Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.
  • Menguduskan mereka yaitu untuk memisahkan mereka untuk digunakan khusus untuk Allah dan untuk memisahkan mereka dari dunia berdosa. Cara utama pengudusan adalah kebenaran Firman Allah 17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Seperti di semua doa-doanya, Yesus tahu bahwa Tuhan akan menjawab Dia (lihat 11:42). Yesus terus berdoa untuk rasul-Nya. Dia berdoa untuk mereka sebelum dia memilih mereka (lihat Lukas 6:12-13); selama pelayanan-Nya di bumi (lihat Matius 14:23), di sini pada akhir pelayanannya di bumi, dan di surga (lihat Roma 8:34; Ibr 7:25).

 

Christ Prays for His Church

Yesus berdoa untuk gereja-Nya. Bagi mereka yang akan menjadi orang percaya setelah Kenaikan 17:20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;

  • Yesus berdoa supaya mereka memiliki kesatuan rohani 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 17:22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
  • Yesus berdoa supaya mereka dewasa rohani 17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.  Kematangan dan persatuan berjalan seiring.
  • Yesus berdoa supaya mereka melihat kemuliaan-Nya 17:24 Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.

 

  • Yesus menunjukkan bahwa kuasa-Nya kekal. Hanya kesatuan bersama Bapa yang menyatakan diri kepada manusia dan kesatuan bersama Kristus.17:25 Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; 17:26 dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”

 

Penutup

            Yesus sebagai Imam Besar telah memberikan teladan untuk berdoa secara pribadi kepada Bapa. Di dalam Yohanes 17 merupakan doa dari Tuhan Yesus Kristus bukan yang tertulis di Matius 6:9-13. John 17:1-26 has been called Christ’s “High Priestly Prayer.” It might also be more accurate to call this prayer, rather than Matt 6:9-13, the “Lord’s” Prayer.[2]
Yesus memperkenalkan Bapa kepada murid-murid-Nya dengan tujuan supaya mereka mempunyai persekutuan dengan Tuhan. Communion with God: “Therefore I have given them the knowledge of thy name, of all that whereby thou hast made thyself known, that thy love, even that wherewith thou hast loved me, may be, not only towards them, but in them;”[3]

Pentingnya persekutuan dengan Kristus. Bagi setiap orang percaya dengan iman dan mengaku dengan mulut Yesus Kristus adalah Tuhan, juruselamat  pribadi maka Roh Kudus dimeteraikan didalam hidupnya sekali untuk selama-lamanya. Kesatuan Kristus dengan orang percaya tidak dapat dipisahkan. Matthew Henry’s Commentary about Union with Christ in order hereunto: And I in them. There is no getting into the love of God but through Christ, nor can we keep ourselves in that love but by abiding in Christ, that is, having him to abide in us; nor can we have the sense and apprehension of that love but by our experience of the indwelling of Christ, that is, the Spirit of Christ in our hearts. It is Christ in us that is the only hope of glory that will not make us ashamed, Col 1:27.

Segala pujian hormat hanya bagi Tuhan Yesus Kristus. Kesatuan orang percaya merupakan anugerah Tuhan, Kristus sebagai kepala gereja memberikan teladan yang sempurna bagi seluruh anggota tubuh Kristus.  Anggota tubuh Kristus dengan rendah hati bersatu untuk kemuliaan nama-Nya dan menjadi serupa dengan Kristus. Amin.


[1] (from The Teacher’s Commentary. Copyright © 1987 by Chariot Victor Publishing. All rights reserved.)

 

[2] (from Willmington’s Bible Handbook by Harold Willmington Copyright © 1997 by Harold L. Willmington. Produced with permission of Tyndale House Publishers, Inc. All rights reserved.)

[3] (from Matthew Henry’s Commentary on the Whole Bible, PC Study Bible Formatted Electronic Database Copyright © 2006 by Biblesoft, Inc. All Rights reserved.)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s