Hermeneutika

HERMENEUTIKA

METODE PEMAHAMAN ALKITAB YANG DINAMIS

 

Pendahuluan

 

            Penulis Dr. Rick Warren adalah Pendeta yang mendirikan Saddleback Valley Community Church di Mission Viejo, California. Ia dikenal juga karena pengajarannya yang berhubungan dengan prinsip-prinsip alkitabiah untuk menjawab berbagai kebutuhan masa kini dalam cara-cara yang praktis. Buku terbarunya “The Purpose-Driven Live” menjadi bestseller dunia.

            Judul Metode Pemahaman Alkitab yang Dinamis. Penerbit Jogjakarta: ANDI, 2007. Jumlah halaman 213. Inti sari buku yaitu penulis menjelaskan kunci utama mempelajari Alkitab adalah tahu bagaimana mengajukan pertanyaan yang tepat. Apabila kita telah mengetahui apakah yang harus ditanyakan, masalahnya akan menjadi mudah. Kemudian mempelajari 12 metode yang akan memampukan kita untuk memperoleh pengertian yang dalam tentang kebenaran-kebenaran Alkitab yang sebelumnya tidak pernah kita lihat.

 

Isi ringkasan

 

Tinjauan dari 12 Metode studi Alkitab. Buku ini akan menyajikan dan menguraikan 12 metode studi Alkitab yang tepat guna serta memungkinkan kita mempelajari Alkitab seorang diri

Metode Berdoa (hal. 1-12)

            Pilih bagian singkat dari Alkitab dan dalam doa bersaat teduh sampai Anda dituntun Roh Kudus bagaimana caranya menerapkannya dalam kehidupan Anda. Tulis tentang hal penerapannya.

Definisi

            Meliputi pemahaman sebagai dari Alkitab, besar atau kecil dan bersaat teduh, berdoa mohon bimbingan Roh Kudus. Supaya Anda dapat menerima Firman Allah dan menjadi pelaku firman itu (Yak. 1:22).

Aplikasi

            Alkitab ditulis untuk dipraktikkan di dalam kehidupan kita (2 Tim. 3:16). Penafsiran tanpa aplikasi adalah abortus.

  • Aplikasi perlu bagi kehidupan kita. Anda tidak bisa mengetahui Firman Allah kecuali Anda memberlakukannya (mengaplikasikannya) di dalam kehidupan Anda dan mempelajari Firman Allah bisa berbahaya jika Anda tidak mengaplikasikannya.
  • Aplikasi merupakan kerja keras. Aplikasi sulit karena menuntut terus berpikir serius, setan selalu mencoba menggagalkannya dan biasanya kita menolak perubahan.
  • Aplikasi praktis. Berdoa untuk wawasan bagaimana menerapkan bacaan Alkitab, renungkan ayat-ayat yang telah Anda pilih untuk dipelajari, catat aplikasinya dan hafalkan ayat kunci dari bagian Alkitab yang Anda pelajari.

Metode Meringkaskan Bagian (hal. 13-22)

            Baca bagian dari Alkitab berulang-ulang sampai sekurang-kurangnya lima, lalu tuliskan ikhtisar dari pusat pemikiran yang Anda temukan.

Metode ini penting

  • Metode ini mudah dipelajari
  • Metode ini tidak memakan waktu lama.
  • Metode ini tidak memerlukan bantuan peralatan dari luar Alkitab.
  • Metode ini cocok kalau Anda ingin menelusuri Alkitab dalam waktu singkat.

10 langkah mudah untuk membuat Ikhtisar bagian

  • 1. Judul, 2. Isi, 3. Orang-orang Penting, 4. Ayat pilihan, 5. Kata-kata Sulit, 6. Tantangan, 7. Referensi silang, 8. Kristus Terlihat, 9. Pusat Pengajaran dan 10. Konklusi.

Metode Mutu Karakter (hal. 23-36)

            Pilih mutu karakter yang Anda ingin berlakukan dalam kehidupan Anda dan pelajari apa yang dikatakan Alkitab tentang watak yang Anda pilih. Tujuan pokok kehidupan kristiani adalah membangun tabiat seperti Kristus di dalam kehidupannya.

Vital bagi kehidupan kita mengapa .

            Tujuannya untuk mengindentifikasikan karakter serta mutu-mutunya yang dinyatakan di dalam Alkitab dengan maksud memisahkan sifat yang negative dari sifat yang positif, sehingga kita dapat lebih menyerupai sifat-sifat Yesus Kristus. Membangun karakter positif di dalam kehidupan Anda yaitu nama mutu, nama mutu lawan, lakukan studi kata, dapatkan beberapa referensi silang, lakukan studi biografi singkat, dapatkan ayat hafalan, pilih suatu situasi atau hubungan untuk Anda perhatikan khusus, rencanakan suatu proyek khusus dan tulis aplikasi pribadi.

Metode Tematik (hal. 37-52)

            Pilih tema Alkitab yang Anda pelajari. Lalu pikirkan 3 sampai 5 pertanyaan yang akan Anda jawab tentang tema tersebut. Kemudian pelajari semua referensi yang bisa Anda dapatkan dan catat jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Anda.

            Studi tematik sama dengan studi topical, tetapi berbeda dalam dual hal yaitu

  • Studi tematik lebih singkat daripada studi Topikal, karena Anda hanya mempelajari ayat-ayat lebih sedikit.
  • Studi tematik berbeda dengan studi topical dalam jumlah pertanyaan yang Anda buat.

Alat-alat yang diperlukan untuk metode ini adalah Alkitab, buku konkordansi dan buku pokok-pokok Alkitab.

Langkah sederhana dalam melakukan studi Tematik :

  • Pilih tema yang akan dipelajari
  • Susunlah dalam daftar Ayat-ayat yang Anda akan pelajari
  • Pilih pertanyaan yang akan Anda ajukan
  • Ajukan pertanyaan-pertanyaan atas setiap referensi
  • Buat konklusi dari studi Anda
  • Tuliskan aplikasi pribadi

Metode Biografis (hal.53-70)

            Pilih watak pribadi dalam Alkitab dan teliti semua ayat tentang orang-orang bersangkutan dan pelajari kehidupan dan perilaku orang itu. Buat catatan tentang sikapnya, kekuatannya dan kelemahannya. Lalu berlakukan apa yang Anda pelajari kedalam kehidupan Anda.

10 langkah dalam studi Bilgrafis

  • Pilih nama orang dalam Alkitab yang Anda ingin pelajari.
  • Buat daftar semua referensi tentang orang itu.
  • Tuliskan kesan pertama dari pembacaan pertama.
  • Buat kerangka kronologis.
  • Dapatkan beberapa pengertian tentang orang itu.
  • Identifikasi beberapa mutu karakter.
  • Tunjukkan bagaimana kebenaran Alkitab diungkapkan di dalam kehidupannya.
  • Rangkum pelajaran pokoknya.
  • Tulis aplikasi pribadi
  • Buat studi Anda agar bisa dibagikan kepada orang-orang lain.

Metode Topikal (hal. 71-88)

            Kumpulkan dan bandingkan semua ayat yang Anda bisa dapatkan tentang topic tertentu. Susun konklusi Anda kedalam suatu rangkuman sehingga bisa dibagikan kepada orang lain untuk dibahas bersama.

Yang perlu diperhatikan dalam Studi Topikal

  • Sistematis. Buat daftar dari semua hal yang berkaitan dengan topic Anda.
  • Teliti. satu-satunya cara untuk mengetahui semua yang dikatakan Tuhan atas suatu topic adalah menelaah dengan teliti seluruh Alkitab.
  • Eksak. Coba dapatkan arti yang eksak dari setiap ayat yang Anda pelajari.

Langkah sederhana dalam melakukan Studi Topikal.

  • Kumpulkan daftar Firman Allah.
  • Kumpulkan referensi Alkitab.
  • Perhatikan setiap referensi masing-masing.
  • Bandingkan dan kelompokkan referensi.
  • Ringkaslah studi Anda ke dalam kerangka.
  • Konklusi studi Anda.

Metode Studi Kata-kata (hal. 89-104)

            Pelajarai kata-kata penting dalam Alkitab. Pastikan berapa banyak kali kata tertentu terdapat di dalam Alkitab dan bagaimana dipakainya. Temukan arti asal dari kata itu.

Kesulitan dalam studi kata-kata

  • Kadang-kadang beberapa hari. Kata Yunani diterjemahkan dengan hanya satu kata bahasa Inggris.
  • Kadang-kadang satu kata Yunani atau Ibrani diterjemahkan dengan beberapa kata dalam bahasa Inggris.
  • Kadang-kadang kata asli diterjemahkan dengan seluruh ungkapan dalam bahasa Inggris.

Langkah sederhana dalam melakukan studi kata-kata

  • Pilih kata yang dipelajari.
  • Temukan definisi dalam bahasa Inggris dan Indonesia.
  • Bandingkan terjemahan.
  • Tulis definisi dari kata asli.
  • Periksa berapa kali “kata” itu untuk dipakai dalam Alkitab.
  • Temukan arti dasar dan asal dari kata itu.
  • Cari pemakaian “kata” itu dalam Alkitab (dlm kaitan apa)
  • Tulis Aplikasi.

Metode latar belakang penulisan (hal. 105-118)

            Pelajari bagian sejarah, geografi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan politik mempengaruhi kisah-kisah yang dinyatakan dalam Alkitab.

Langkah sederhana melakukan studi Latar Belakang

  • Pilih subjek atau kitab dalam Alkitab.
  • Catat dalam daftar perlengkapan referensi.
  • Dapatkan pengertian dari Geografi.
  • Dapatkan pengertian dari Sejarah.
  • Temukan beberapa pengertian tentang kebudayaan.
  • Teliti pengertian politis Lingkungan.
  • Rangkum hasil penelitian Anda.
  • Tulis aplikasi pribadi.

Metode Survei Penulisan Kitab (hal. 119-134)

            Teliti seluruh kitab di dalam Alkitab dengan membacanya beberapa kali untuk memperoleh gambaran umum dari isi Kitab atau Alkitab. Pelajari latar belakang Kitab dan buatlah catatan-catatan yang diperlukan tentang isinya.

Langkah sederhana dalam melakukan studi Survei Kitab

  • Baca kitab.
  • Buat catatan tentang apa yang Anda baca.
  • Lakukan studi Latar Belakang.
  • Buat bagan Horisontal dari Isi Kitab.
  • Buat kerangka Sementara.
  • Tulis aplikasi Pribadi.

Metode Analisis Bagian/Pasal/Bab (hal. 135-148)

            Kuasai isi dari pasal dalam Kitab dari Alkitab dengan melakukan penelaahan mendalam atas setiap ayat dari pasal itu. Pecahkan setiap ayat kedalam kata demi kata sambil meneliti setiap detail.

Langkah sederhana dalam melakukan studi Analisa Bab.

  • Tulis ikhtisar Bab.
  • Catat dalam daftar Observasi Anda.
  • Ajukan pertanyaan-pertanyaan.
  • Hubungkan bab Anda dengan bagian lain Alkitab.
  • Catat dalam daftar beberapa kemungkinan Aplikasi.
  • Tulis beberapa Konklusi Anda.
  • Tulis satu Aplikasi.

Metode Sintesis Kitab (hal. 149-154)

            Buat ikhtisar isi dan tema dari Kitab tertentu dalam Alkitab setelah Anda membacanya beberapa kali. Susun garis besar Kitab itu. Metode ini dipakai setelah Anda memakai metode survey dan metode analisis pasal dari setiap pasal dari kitab itu.

Langkah sederhana dalam melakukan Sintese Kita Kitab

  • Baca ulang kitab.
  • Tulis kerangka final.
  • Tulis judul deskriptif
  • Buat ikhtisar dari pengertian Anda
  • Tulis aplikasi pribadi.
  • Berbagi (share) dengan orang lain hasil studi Anda.

Metode Analisis Ayat-ayat (hal. 155-162)

            Pilih satu bagian dari Alkitab dan teliti secara rinci (detail) dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, temukan referensi silang (melintas) dan ungkapkan kembali dengan kata-kata lain setiap ayat. Catat penerapan yang mungkin dilakukan dari setiap ayat yang Anda teliti.

Langkah sederhana melakukan analisis ayat-ayat.

  • Tulis ungkapan dengan kata-kata Anda pribadi.
  • Catat dalam daftar pertanyaan, jawaban dan observasi.
  • Cari beberapa referensi silang bagi setiap ayat.
  • Catat setiap pengertian yang Anda dapatkan dari setiap ayat.
  • Catat aplikasi pribadi singkat tiap ayat.

 

Apendiks A (hal. 163-186)

            Bagaimana memperoleh Saat Teduh yang bermanfaat. Alkitab memberikan tiga alasan pokok yaitu

  1. Karena kita perlu bersekutu dengan Tuhan. Mengapa bersekutu setiap hari dengan Tuhan sangat penting
  • Kita diciptakan untuk bersekutu dengan Tuhan.
  • Yesus Kristus mati disalib sehingga persekutuan dipulihkan.
  • Saat berdiam diri selama pelayanan Yesus merupakan sumber kekuatannya.
  • Orang-orang besar dalam sejarah ternyata menyediakan waktu untuk berdoa dan bersekutu dengan Tuhan Allah.
  • Kita tidak bisa menjadi sehat dan menjadi orang Kristen yang bertumbuh tanpa persekutuan setiap hari dengan Tuhan.
  1. Karena hal ini merupakan hak kita sebagai orang Kristen. Apa yang terjadi kalau kita Bersaat Teduh.
  • Kita berdoa dan mengabdi kepada Tuhan.
  • Kita dibimbing oleh Tuhan.
  • Kita memperoleh suka cita dalam Tuhan.
  • Kita bertumbuh lebih seperti Tuhan.
  1. Karena kita mendapat banyak faedahnya. Untuk mengetahui seseorang dengan intim dan merasa sukacita secara pribadi, Anda harus.
  • Melewati waktu bermutu bersama Dia.
  • Berkomunikasi penuh arti dengan Dia.
  • Observasi dengan Dia dalam situasi yang berbeda-beda.

Apendiks B (hal. 187-192)

            Pertanyaan umum bagi studi Biogarfis. Pertanyaan mengenai Reputasi, Tes Karakter, Latar Belakang, Peristiwa Luar Biasa, Hubungan, Kepribadian dan Kehidupan Rohani (Spiritual).

Apendiks C (hal. 193-198)

            Daftar mutu karakter positif dan negative. Karakter positif untuk ditemukan didalam pribadi orang yaitu kejujuran, Integritas, dapat diandalkan, loyal, dedikasi, kesetiaan, dapat dipercaya, ketulusan hati, ketekunan, ketertiban. Sedangkan negative yaitu pembohong, tidak setia tidak dapat dipercaya.

Apendiks D (hal. 199-202)

            Daftar beberapa tokoh Alkitab.  Tokoh terkemuka dalam Alkitab seperti Abraham, Daniel, Daud, Elisa, Paulus, Yesus dsb. Orang-orang kecil namun penting dalam Alkitab seperti Harun, Habel, Hosea, Filipus, Zerubabel dll. Wanita terkemuka yaitu Abigail, Batsyeba, Maria ibu Yesus.

Apendiks E (hal. 203-204)

            Daftar kata-kata kunci untuk diteliti seperti Adopsi, Penentang, Utusan, Pendamaian, Baptisan, Percaya, Berkat, Tubuh, Kerajaan, Hikmat, Yesus.

Apendiks F (hal. 205-208)

            Apa yang harus diperhatikan dalam studi Analisis Bab. Hal- hal yang Anda harus perhatikan dalam observasi selama Anda melakukan studi Alkitab dengan metode Analisis Bab.

  • Tanyakan (5W dan 1H).
  • Cari kata-kata kunci.
  • Cari kata-kata dan ungkapan yang diulang-ulang.
  • Cari pertanyaan yang harus dijawab.
  • Temukan jawaban yang diberikan.
  • Cari perintah-perintah.
  • Cari perbandingan (Hal-hal yang sama).

Apendiks G (hal. 209-213)

            Rencana mempelajari Alkitab secara Sistematik. Begitu Anda menyatakan komitmen Anda untuk mempelajari Alkitab, ketahuilah bahwa banyak kekayaan terdapat di dalam Alkitab.

Respon

            Sejak pertama diterbitkan lebih dari sepuluh tahun lalu, Metode Pemahaman Alkitab Secara Dinamis telah digunakan sebagai buku teks standar di banyak sekolah Alkitab dan seminari. Bahkan, Dr. Billy Graham pun membagi-bagikan buku ini kepada 8.000 penginjil keliling dari 196 negara yang dihimpunnya dalam acara Amsterdam ’86.

Segala puji hormat hanya bagi TUHAN Yesus Kristus. Penulis sangat mengucap syukur ketika meringkas buku ini. Ada perubahan dalam berpikir dan dilengkapi serta diperkaya dalam pemahaman akan Alkitab. By Kiven Keegen Kaeng (K.K.E.A)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s