Kitab Para Nabi

 

KITAB PARA NABI

Pengantar

            Dalam kitab para nabi yaitu 17 kitab ini ajaran-ajaran yang diilhamkan oleh Tuhan dan nubuat-nubuat diuraikan secara menarik sekali.

Tinjauan ke Belakang

            Pentateukh yang ditulis oleh Musa mulai dari Kejadian sampai Ulangan menceritakan tentang persiapan bangsa Israel untuk masuk tanah Kanaan. Disusul 12 kitab Sejarah dari Yosua sampai Ester merupakan cerita bangsa Israel menduduki Kanaan. Yosua sampai Tawarikh menceritakan peristiwa sebelum zaman Pembuangan ditanah Kanaan masih ada kerajaa Daud dan Ezra sampai Ester menceritakan keadaan sesudah zaman Pembuangan, ditanah Kanaan hanya terdapat Sisa Bangsa yang telah pulang kembali. Sekarang kita meningkat kepada kelompok ketiga atau kelompok terakhir terdiri dari 17 kitab berisi Nubuat.

Unsur Nubuat dalam Alkitab

            Unsur nubuat adalah satu diantara 7 unsur yang bersama-sama merupakan keseluruhan tubu Firman Allah. Ketujuh unsur tersebut ialah Sejarah, Biografi, Nubuat, Etika, Ibadat, Penyataan mengenai Kristus dan Pimpinan Rohani.

NUBUAT NABI-NABI

Nubuat bukan hanya bersifat Ramalan

            Kita harus mengerti bahwa nubuat bukan hanya bersifat ramalan saja. Bahwa walaupun segenap ramalan Alkitab adalah nubuat, namun semua nubuat bukan ramalan. Nubuat yang tidak merupakan ramalan berarti memberitakan kebenaran mengenai suatu pokok tertentu yang diterima lansung dengan ilham Tuhan dan nubuat yang merupakan ramalan berarti memberitakan keadaan pada masa yang akan datang yang mustahil dapat dinyatakan berdasarkan hikmat manusia melainkan lansung berdasarkan ilham dari Allah.

Nubuat selaku hasil Pengilhaman

            Nubuat dalam Alkitab ialah hasil dan pernyataan suatu ilham yang datang secara khusus dan lansung dari Allah. Kata ibrani Nabhi mempunyai kata dasar yang artinya memancar ke luar sebagai pancaran air.

Apa yang terkandung dalam Ilham

            Nabi bukanlah berarti manusia yang tidak mungkin bersalah atau mustahil berbuat kesalahan dan pula tidak senatiasa dalam keadaan beroleh ilham selama hidupnya sehingga selamanya benar dalam segala perkataan dan perbuatannya.

Ilham dan keadaan Nabi-nabi itu sendiri

            Pengilhaman bukanlah menekan kesadaran si penerima ilham sehingga membuat ia menerima firman Allah dalam keadaan tidak sadar atau setengah sadar.

Golongan Nabi

            Pada zaman Samuel timbul sebutan pondok-pondok nabi yaitu Rama (1Sam. 19:20). Pemuda-pemuda yang berhimpun sekeliling nabi-nabi yang telah berpengalaman dan diakui oleh orang banyak disebut perhimpunan nabi dan disitu mereka belajar dan berusaha mendapat lebih banyak manfaat bagi jiwa mereka. Dan Roh Kudus sendiri berulang kali bekerja secara ajaib dalam sekolah para nabi dan diantara anak-anak (murid-murid) nabi itu.           

Kedudukan Nabi terhadap Imam dan orang Lewi

            Sepanjang sejarah Israel timbul 5 golongan yaitu Imam, orang Lewi, Hakim, Raja, dan Nabi.  Jabatan Nabi adalah jabatan yang luar biasa. Tuhan telah menunjuk imam-imam dan orang lewi selaku hamba dan guru dalam jabatan yang biasa. Mereka disuruh mengajarkan Taurat dan tuntutan-tuntutan Taurat serta seluruh pula melaksanakan peraturan-peraturan yang diperintahkan oleh Taurat itu.

 

KITAB NABI YESAYA

Kedudukan Sosial

            Ia biasa bercakap-cakap dengan raja Ahas dan Hizkia (Yes 7:37). Penulis sejarah di istana raja Yotam di negeri Yehuda dan penulis riwayat raja Uzia dan Hizkia (2 Taw 26:22;32:32).

Watak

            Ia sangat berani baik berhadapan dengan raja maupun dengan orang banyak. Ia tidak pernah membungkuk untuk mengambil  muka. Ia patriot sejati menentang segala sesuatu yang bisa merusak bangsanya. Namun lemah lembut dan kasihnya mencakup bangsa lain tidak hanya bangsa sendiri. Ia dapat juga diliputi kemarahan yang bernyala-nyala tapi didorong oleh perasaan tanggung jawab akan kemuliaan Allah.

Zaman nabi Yesaya

            Tampil di negeri Yehuda sedangkan kerajaan 10 suku bangsa yang disebelah utara (Israel) menjelang keruntuhannya dibawah kekuasaan bangsa Asyur setelah berpaling dari Tuhan selama 200 tahun dan diperintah oleh tidak kurang 19 raja yang berasal dari 8 keluarga.

Penulis

            Menurut tradisi Ia mati digergaji menjadi dua potong. Nabi Yesaya yang menulis terdiri dua bagian utama pasal 1-39 dan 40-66 masing-masing mempunyai suasana yang berlainan.

Alasan bahwa Nabi Yesaya yang menulis adalah:

  • Perbendaharaan kata yang sama. Contoh kata halal, tehillah, paer.
  • Adanya gagasan yang berbeda-beda. Kata ibrani yaitu yatsar .
  • Teori beberapa penulis berdasarkan pengutipan sejarah.
  • Bukti luar. Kesaksian kitab SEPTUAGINTA, ekklesiastikus, sejarahwan Yosephus dan Perjanjian Baru.
  • Bukti dari dalam. Kesamaan mutu dan keindahan, gagasan, gambaran, ayat-ayat.

Latar Belakang

            Negeri Palestina bukan Babel. Banyak ayat menunjuk kepada libanon dan pohon arasnya yang besar dan tinggi-tinggi. Hukuman dan keselamatan kira-kira 700-680 SM.

TUHAN ADALAH RAJA YANG MAHABESAR

DAN JURUSELAMAT DUNIA

  1. FIRMAN TENTANG PEMBALASAN DAN PEMULIHAN (1-39)

1-6      Hari Tuhan dan Yehuda

7-12    Hari Tuhan dan Israel

13-23  10 penghukuman atas bansa-bangsa

24-27  Hari Tuhan dan segenap dunia

28-33  6 celakalah ke atas Yerusalem

34-35  Murka terakhir: Sion dipulihkan

36-39  sejarah selaku peralihan bg II

  1. FIRMAN TENTANG PENEBUSAN DAN AKHIR ZAMAN (40-66)

Kelompok 1. Kebesaran Tuhan (40-48)

Kelompok 2. Hamba Tuhan (49-57)

Kelompok 3. Tantangan Tuhan (58-66)

 

KITAB NABI YEREMIA

Penulis Yeremia, tema hukuman Allah tidak terelakkan bagi Yehuda yang tidak bertobat ditulis kira-kira 585-580 SM.

Pribadi Yeremia

            Ia lemah lembut namun gagah perkasa seperti kesatria. Perasaannya tajam lagi bersih dan sederhana sehingga cepat menanggapi peristiwa yang terjadi disekelilingnya, laksana telaga yang jernih airnya membayangkan keadaan langit diatasnya yang berubah-rubah menurut cuaca.

Nubuat

            Nampak jelas bahwa pasal-pasal dan berita-berita yang tertulis dalam Yeremia tidak disusun menurut tahunnya. Misalnya pasal 35 dan 36 waktunya terlebih dahulu dari pasal 21.

Pendahuluan: Panggilan dan tugas Nabi Yeremia (1)

  • Nubuat umum tanpa menyatakan masanya (2:20).
  • Nubuat khusus dengan menyatakan masanya (21-39).
  • Nubuat-nubuat sesudah jatuhnya Yerusalem (40-44).
  • Nubuat-nubuat mengenai Bangsa-bangsa bukan Yahudi (45-51).
  • Kesimpulan: Kejatuhan Yerusalem (52).

 

KITAB RATAPAN

Penulis

            Penulis Yeremia, tema kesusahan yang sekarang dan harapan masa depan, ditulis sekitar 586-585 SM.

Ciri-ciri kitab Ratapan

            Suatu tangisan untuk medambakan kebinasaan Yerusalem yang dilakukan oleh raja Babel pada tahun 587 SM.

Susunan dan Analisis

  • Pasal 1. Keadaan negeri Yerusalem dan di tangiskan oleh negeri sendiri.
  • Pasal 2. Murka Tuhan dan negeri itu diberi peringatan.
  • Pasal 3. Dukacita nabi Yeremia kesukaran tapi dengan harapan dan doa bagi bangsa dan bagi diri sendiri.
  • Pasal 4. Murka Tuhan, sejumlah perbedaan, sebab-sebabnya dan penonton raja-raja Edom.
  • Pasal 5. Doa negeri Yerusalem.

 

KITA YEHEZKIEL

Pribadi

            Sama seperti Yeremia, Yehezkiel juga imam dan nabi. Ia seorang di antar 10.000 tawanan yang diangkut ke Babel oleh raja Nebukadnezar pada saat Zedekia raja Yehuda terakhir mulai memerintah 11 tahun lamanya di Yerusalem. Penulis Yehezkiel, tema hukuman dan kemuliaan Allah, ditulis sekitar 590-570 SM.

Pelayanan.

            Memulai pelayanannya pada tahun ke-5 sesudah raja Yoyakhin dipindahkan dengan tertawan, jadi pada tahun ke 5 sesudah Yoyakhin naik takhta.

Tema: Mereka akan mengetahui, bahwa Aku-lah Tuhan.

Pembukaan: Penglihatan dan Pemanggilan Yehezkiel (1-3).

  • Penghukuman (pada masa Yehezkiel atas Yerusalem 4-24).
  • Nasib (masa depan) segala bangsa (25-39).
  • Bait Allah, Ibadat dan Kota (40-48).

 

KITAB DANIEL

            Dari segi daya tarik dapat dikatakan kitab Daniel adalah paling atas dari semua kitab Nabi-nabi. Penuh dengan hal-hal serba ajaib dan menakjubkan baik dalam peristiwa-peristiwa yang di kisahkan maupun dalam penglihatan-penglihatan yang dilukiskannya.

Tanggapan takabur para pengkritik

  • Pengutamaan hal-hal ajaib.
  • Kata-kata ‘Yunani’ dalam kitab Daniel.
  • Nubuat dalam pasal 11.
  • Ayat pertama: Daniel 1:1.

Bukti-bukti keaslian

  • Kesaksian fakta-fakta yang sesungguhnya.
  • Kitab Makabe yang pertama.
  • Pemasukannya dalam Kanon (Himpunan Alkitab).
  • Nubuat yang sudah digenapi.
  • Kesaksian Tuhan Yesus. Ketika mengadakan percakapan di atas bukit Zaitun (Matius 24), Ia mengutip Daniel 3 kali. Pada Matius 24:15 Ia menyinggung firman dari Daniel 8:13;11:31; 12:11.
  • Daniel Pribadi. Ketika dibawa ke Babel, Daniel masih muda. Ini dapat diketahui dari 1:3 dan 4 karena ayat ini menceritakan tentang raja Nebukadnezar menyuruh kepada istana membawa beberapa orang Israel.
  • Susunan kitab Daniel. Terdiri 12 pasal terbagi 2 bagian yaitu 6 pasal pertama berisi sejarah dan 6 pasal berikut berisi nubuat. Gagasan yang menjadi kunci dan tujuan pokok terdapat dalam pasal 4 ditekankan sampai 3 kali yaitu ayat 17, 25 dan 32. ‘Supaya orang-orang yang hidup tahu, bahwa yang mahatinggi berkausa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

Nubuat-nubuat Daniel merupakan kunci penting bagi nubuat Alkitab seluruhnya. Justru nubuat-nubuat itu harus kita pahami benar-benar. Terdapat dua nubuat berupa patung yang dilihat oleh raja Nebukadnezar dalam mimpi (pasal 2) dan nubuat tentang ‘tujuh puluh kali tujuh masa’ (pasal 9).

 

KITAB HOSEA

Latar Belakang

            Permulaan kitab itu bunyinya demikian ‘Firman Tuhan yang datang kepada Hosea Bin Beeri pada zaman Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda dan pada zaman Yerobeam bin Yoas, raja Israel. Hosea masih bernubuat pasa zaman pemerintahan Hizkia menjadi bukti bahwa ia hidup selama masa 50 tahun antara kematian raja Yerobeam II dan penyerbuan orang Asyur.

Ciri-ciri Kitab Hosea

  • Pasal 1-3. Merupakan lambing hubungan Tuhan dengan umat Israel.
  • Pasal 4-14. Tidak berisi cerita atau lambang.

Prolog dan Simbolis

            Supaya dapat menangkap keharuan dan makan Hosea yang menakjubkan, mula-mula kita harus mengetahui arti 3 pasal pertama yang menceritakan tentang istri Hosea yang tidak setia dan tentang anak-anaknya merupakan prolog.

Kasih angkara murka, namun penuh Kasih.

            Hosea adalah nabi yang telah mendapat perlakuan yang tak terhingga jeleknya dari istrinya, namun ia tetap mengasihi juga kepada istrinya. Hubungan Allah dengan manusia selaku Pencipta (Khalik), Raja, Hakim dan Bapak.

Tema

Nabi yang tak henti-hentinya mengasihi.

  • Kata pendahuluan (1-3): Cerita Simbolis.
  • Dosa Israel tidak tertahankan lagi: Allah itu suci (4-7).

a)    Lima tuduhan (4-5)

b)    Pertobatan palsu Israel (6)

c)    Tak mungkin disembuhkan lagi (7)

  • Israel haru dihukum: Allah itu Adil (8-10).

a)    Serunai penghukuman (8:1).

  • Israel akan dipulihkan: Allah itu Kasih (11-14).

a)    Kerinduan Allah (1:1,4,8)

b)    Tapi Israel harus menderita (12)

c)    Akhirnya kasih menang (14).

 

KITAB YOEL

Pendahuluan

Baik bahasa maupun pokok Kitab Nabi Yoel menarik sekali. Lukisannya mengenai negeri yang ditimpa bencana serangan hama belalang dan penghimpunan terakhir dari segala bangsa di lembah penghukuman kelak.

            Nama dan sejarah pribadi penulis. Penulis disebut Yoel anak Petuel. Dalam bahasa Ibrani berarti Yahweh adalah Allah. Jadi seperti nama Mikha nama ini mungkin menunjukkan pengakuan iman pihak orang tua si anak.

            Waktu penulisan. Waktu yang sudah lama, selama pemerintahan Yoas di Yehuda kira-kira 830 sM. Kemungkinan juga pasca pembuangan kira-kira 400 sM yaitu masa Persia.

            Gaya penulisan Kitab Yoel adalah klasik, mirip gaya penulisan Kitab Amos dan Mikha. Pengajaran bahwa Hari TUHAN akan datang adalah ajaran pokok kitab ini yaitu hari dimana Tuhan menyatakan diri dalam penghancuran musuh-musuh-Nya dan peninggian sahabat-sahabat-Nya.

HARI TUHAN DATANG (1-3)

Tanda Bahaya – Tulah Belalang (1:1-2:11).

Kebinasaan yang sedang berlansung (1:1-20)

Tiuplah sangkakala di Sion, ada bahaya besar mengancam pada saat itu juga, pada saat Yoel menulis kata-kata itu. Penyerbuan besar yang amat menakutkan yang melanda seluruh negeri (2:2-11), bencana besar yang mengancam yaitu penyerbuan belalang.

Anak belalang cepat menjadi besar dan maju bergerak menuju ke suatu arah yang sama. Menghabiskan segala apa yang hijau yang mereka dapati di jalannya. Mereka bergerak lebih lambat daripada api yang merembes tapi kerusakan yang diakibatkannya tidak kurang hebatnya.

Ayat 1-10. Belalang pengerip, pindahan, pelompat, pelahap menggambarkan empat dari delapan puluh atau Sembilan puluh jenis belalang di timur. Maju menyerang merupakan istilah militer yang di gunakan untuk kedatangan musuh. Taringnya seperti mengunyah kayu, kulit dan daun. Kurban sajian dan curahan berarti kurban sehari-hari.

Ayat 11-14. Sang nabi menggambarkan keadaan para petani serta tukang-tukang kebun anggur. Petani malu melukiskan manusia, hasil bumi dan ladang-ladang sebagai sedang meratap bersama-sama. Pohon ara adalah tanaman asli Asia Barat dan ama banyak di Palestina. Himbauan untuk bertobat, lilitkanlah kain kabung oleh para imam menambah khidmatnya peristiwa itu. Mengeluh dipakai untuk ratapan bagi orang mati.

Ayat 15-20. Kengerian Hari Tuhan, merupakan pembalasan untuk manusia yang hidup dalam dosa. Ibrani Shadday dipakai sebagai nama Allah dengan acuan jelas kepada Kuasa Ilahi (33 kali dipakai dalam Ayub). Didepan mata kita orang Yudea tak berdaya mencegah kehancuran. Sukaria pertemuan agamawi dan penyajian hasil pertama dipersembahkan di Bait Suci dengan sukacita. Tanah gembalaan dipadang gurun tanah yang digarap tempat domba-domba makan rumput. Hawa panas dan kekeringan yang menyertai wabah belalang.

Kebinasaan yang datang mengancam (2:1-11)

Ayat 1-7. Bencana yang mengawali hari penghakiman. Tiup sangkakala suatu pengumuman bahaya. Gemetar sudah waktu untuk bangun dari sikap acuh tak acuh yang ceroboh. Hari gelap gulita, kelam kabut, berawan, kelam pekat. Empat sinonim dipakai untuk penekanan menunjukkan kegelapan yang amat pekat tak tembus oleh cahaya. Yoel mulai mengibaratkan kumpulan ini dengan bala tentara yang diperlengkapi dengan baik. Mereka berlari menyerang tidak membelok dari jalannya. Setiap regu tetap menyatu seperti resimen tentara.

Ayat 8-11. Tombak dan alat-alat perang lain tidak dapat mengusir bala tentara belalang. Seperti pencuri, pintu-pintu tertutup tetapi penyerbu itu menerobos melalui jendela-jendela tanpa kaca. Siapakah dapat menahannya dibalik perusakan-perusakan oleh belalang, gempa bumi dan badai terbayang Hari TUHAN yang mendatangkan pasukan yang lebih tak terkalahkan. Pintu belas kasihan terbuka jika orang mau berpaling kepada Allah dalam roh pertobatan yang sejati. TUHAN mengampuni.

Seruan – Harapan Terakhir (2:12-27)

Seruan: ‘Berbaliklah kepada-Ku (2:12-17)

Ayat 12-14. Nasihat untuk bertobat. Berbaliklah kepada-Ku, tinggalkan jalan pemberontakan yang kaupilih sendiri, berisi ide tentang pertobatan dengan segenap hati. Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaikanmu, suatu tuntutan akan agama moral dan etika. Penyayang, pengasih dan berlimpah kasih karunia. Ibrani hesed berarti kasih Allah kepada manusia, kasih manusia kepada manusia dan kasih manusia kepada Allah.

Ayat 15-16. Perkumpulan raya. Awalnya dipanggil dalam kengerian dalam 1:14 dan 2:1.

Ayat 17. Para imam, pelayan-pelayan Tuhan. Para penengah Allah dan bangsa itu. Menangis dalam kesedihan dan penyesalan waktu mereka membimbing bangsa itu.

Janji: ‘Aku akan mengirim kepadamu (2:18-27)

Ayat 18-22. Berkat-berkat pada masa depan yang dekat. Cemburu, belas kasihan, merupakan kecemburuan Allah didasarkan pada perjanjian. Allah menunjukkan bahwa kasih-Nya sangat besar dan kekal.  Yang datang dari utara, kawanan belalang yang mengerikan itu akan diusir dan diserakkan di padang guru, Laut Mati dan laut Mediterania.

Ayat 23-27.  Bersukacita karena Tuhan, ditengah sorak-sorai sukacita mereka harus ingat akan belas kasihan Allah. Pernyataan Aku ini, Tuhan adalah Allahmu. Setiap pemimpin agama sejak zaman Musa menandaskan bahwa Tuhan adalah Allah Israel.

Tambahan – Akhir Zaman (2:28-3:21)

Keadaan akhir zaman (2:28-3:16)

Ayat 28-32. Pencurahan Roh Ilahi. Semua manusia akan bernubuat, mendapat penglihatan-penglihatan dan mujizat-mujizat. Darah warna merah bulannya, asap yang berbentuk awan mengisi udara sebagai akibat ledakan-ledakan gunung berapi. Api petir karena badai guruh sering menyertai gempa bumi. Berseru kepada nama Tuhan bukan pengulangan kata-kata yang tanpa perasaan dan bersifat serimonial tetapi dengan pemujaan yang rohani dan  benar-benar dari hati.

3 Ayat 1-17. Penghakiman atas bangsa-bansa.  Pembalasa atas kejahatan-kejahatan yang dilakukan terhadap orang-orang Yahudi. Mengumpulkan segala bangsa. Duduk menghakimi bukan untuk mendengarkan permohonan-permohonan tambahan, melainkan untuk menjatuhkan hukuman. Yerusalem akan menjadi kudus dikhususkan disucikan seluruhnya untuk Allah.

Kekudusan Sion kelak (3:17-21)

Ayat 17-19. Berkat yang mengikuti penghakiman. Sementara Yehuda sejahtera kutukan kehancuran akan menimpa Edom dan Mesir karena kejahatan-kejahatan yang mereka lakukan terhadap orang-orang Israel.

Ayat 20-21. Tetap didiami. Ini ungkapan puitis yang juga melambangkan kemakmuran yang bersinambungan. Demikianlah cepatnya firman TUHAN  dipenuhi atas negeri-negeri ini tapi Yehuda dan Yerusalem tetap tinggal. Suatu bukti yang abadi tentang kesetiaan Allah. Dengan pernyataan yang jaya ini TUHAN tetap diam di Sion.

Respon penulis

Penulis sangat diberkati dengan sedikit tafsiran dari Kitab Yoel, TUHAN yang Maha Kuasa menunjukkan kasih karunia dengan memberikan kesempatan kepada umat manusia untuk bertobat dan menjanjikan hidup kekal kepada orang percaya. Sangat luar biasa TUHAN kita, sehingga segala pujian hormat dan sembah hanya bagi TUHAN. Terima kasih TUHAN membuat hamba-Nya berkomitmen untuk memberitakan Injil Kristus kepada segala bangsa untuk kemuliaan nama-Nya. Amin.

 

KITAB AMOS

Penghukuman bagi orang yang menyia-menyiakan hak istimewanya

  1. Delapan ‘Beban Ilahi (1-2)

Damsyik (1:3); Gaza (1:6); Tirus (1:9); Edom (1:11); Amon (1:13); Moab (2:1); Yehuda (2:4); Israel (2:6). Karena tiga perbuatan jahat, bahkan empat.

  1. Tiga Firman singkat (3-6)

Hukuman itu selayaknya (3:1-10)

            Diputuskan (3:11-15)

Hukuman itu selayaknya (4:1-11)

            Diputuskan (4:12-13)

Hukuman itu selayaknya (5:1-15)

            Diputuskan (5:16-6:14)

  1. Lima Penglihatan (7-9)

Belalang (7:1); Api 7:4); Tali Sipat (7:7); Bakul buah-buahan musim panas (8); Tuhan dekat mezbah (9) catatan janji yang terakhir bagi Israel (9:11-16).

 

Pribadi Amos

            Amos salah seorang peternak domba dari Tekoa, daerah pedusunan di sebelah selatan dari tanah tandus di sebelah barat Laut Mati yaitu tanah terbuka yang biasa disebut padang gurun Yehuda. Walaupun Amos penduduk Yehuda namun ia dipanggil bernubuat kepada kerajaan sebelah utara yakni kerajaan Israel. Tema: Keadilan, Kebenaran dan Hukuman Ilahi karena Dosa. Penulisan kira-kira 760-744 SM.

 

KITAB OBAJA 

Latar belakang Edom

            Perkataan Edom berarti merah. Inilah nama yang diberikan kepada Esau saudara Yakub karena Esau menjual hak kesulungannya yang ditukarkan dengan kacang merah rebus (Kejadian 25:30).

Rasa permusuhan Edom terhadap Israel.

            Sifat bangsa Edom seperti nenek moyangnya Esau dan keadaan negerinya. Mereka gemar sekali kepada perkara-perkara duniawi dan sifanya ganas dan kejam. Pada zaman nabi Obaja permusuhan terhadap bani Yakub (Israel) berkobar lebih hebat lagi.

Vonis terhadap Edom.

            Karena kesalahan yang telah bertimbun-timbun itulah maka Tuhan memutuskan akan membalas kepada Edom. Kita disuruh mengetahui sejelas-jelasnya bahwa pemerintahan Tuhan atas segala bangsa dimuka bumi adalah berasas ‘keadilan seimbang’.

Arti simbolis yang terpendam

            Terletak amanat yang amat penting dan nilainya yang kekal. Esau-Edom adalah lambang orang duniawi atau tabiat Adam atau kehidupan yang lama yang terdapat dalam diri kita.

Nabi ‘Keadilan Seimbang’

  1. Kebinasaan Edom (1-16)
  1. Kebinasaan telah pasti (1-9)
  2. Alasan pembinasaan (10-16)
  3. Janji akan keselamatan (17-18)
  4. Keselamatan sempurna sekali (19-21)
  1. Keselamatan Israel (17-21)

 

KITAB YUNUS

Kejadian Historis atau Khayalan.

            Apakah Yunus sejarah atau perumpamaan atau cerita roma? Pernahkan Nabi Yunus benar-benar hidup? Jika kitab ini menceritakan kisah historis, maka pastilah yang disampaikannya pernyataan Tuhan yang paling menarik serta amanat penghiburan yang tak ada taranya.

            Bahwa Yunus sungguh pernah hidup, tak usah diragukan lagi. Permulaan Yunus menyebut dia ‘Yunus bin Amitai’ dan mengatakan bahwa ia menerima firman dari Tuhan; dengan demikian ia adalah nabi.

Tema dan Penulisan

            Luasnya Kasih saying Allah yang Menyelamatkan, sekitar tahun 760 SM. Tujuan untuk menunjukkan kepada Israel dan bangsa-bangsa lainnya besarnya dan luasnya kasih saying tindakan Allah yang menyelamatkan melalui pemberitaan pertobatan.

Pasal 1. Yunus dan angin Ribut, Yunus dan ikan besar (2), Yunus dan kota Niniwe (3), Yunus dan Tuhan (4). Yunus selaku lambang: Sejarah Bangsa Israel, kematian / penguburan dan Kristus dijadikan suatu tanda ajaib oleh Allah.

 

KITAB MIKHA

Mikha berarti siapakah sama dengan Yahweh. Nabi Mikha bernubuat dalam zaman Yotam, Ahas, Hizkia dan raja-raja Yehuda. Mikha bekerja di tengah-tengah masyarakat lapisan bawah karena ia berasal dari keturunan rakyat jelata dan lebih mengenal keadaan dan aspirasi-aspirasi mereka. Tema mengenai hukuman dan keselamatan Mesias, ditulis sekitar tahun 740-710 SM/

Kitab Mikha dan Amanatnya.

Pasal 1-3Pasal 4 dan 5Pasal 6 dan 7 Hukuman yang mengancam.Janji pemberkatan definitif.Nasihat supaya bertobat sekarang juga.

Hukuman yang mengancam

            Lukanya tidak dapat sembuh sudah menjalar ke Yehuda sudah sampai ke pintu gerbang bangsaku ke Yerusalem.

Janji pemberkatan definitive

            Menggambarkan Kerajaan dan Raja yang akan datang. Karena diilhamkan oleh Roh, Mikha dan nabi-nabi lainnya dapat melihat hari Almasih yang pertama selaku hamba yang menanggung laknat Taurat dan kedatangan yang kedua selaku Raja di atas segala raja (untuk mewujudkan berkat-berkat yang dijanjikan kepada Abraham dan Daud).

Nasihat supaya bertobat

            Dua pasal terakhir berbentuk percakapan. Jika dibaca demikian, maka isinya akan menonjol dengan suatu kejelasan yang baru. Bangsa Israel bicara dengan mengakui keadaannya yang sengsara, merupakan bujukan Tuhan supaya bertobat.

Kebenaran-kebenaran Agung Kitab Mikha

            Nabi Mikha menghubungkan kedaulatan Tuhan dengan hidup dan sejarah manusia, maka hasilnya ialah ia membentangkan dan menekankan kenyataan-kenyataan yang tak terhingga pentingnya.

  • Perhatikanlah cara Tuhan menghadapi bangsa Ibrani.
  • Mikha membentangkan dua macam pemerintah: Pemerintahan yang palsu dan pemerintahan yang benar di dalam Kristus.
  • Keterangan nabi Mikha mengenai Hakikat Agama yang benar.

Kristus Tuhan sudah datang dan sudah menebus dan kelak Ia akan datang kedua kalinya untuk memulihkan.

 

KITAB NAHUM

            Nabi-nabi yang beroleh ilham dari Tuhan menyadari sedalam-dalamnya kedaulatan Tuhan, istimewa dalam pemerintahan dan pengawasan-Nya atas segala bangsa dan jalan sejarah.

Latar Belakang

            Ia hanya memperkenalkan diri sebagai Nahum orang Elkosy. Diduga ia orang Galilea, namanya mungkin bertalian dengan nama kota Kapernaum.  Ejaan nama kota itu Kafar-Nahum artinya desanya Nahum. Desa El Kauzeh sekarang Elkosy. Tema: Kebinasaan Niniwe yang menjelang ditulis sekitar tahun 630-630 SM, Amon kota tebe di tanah Mesir tempat orang memuja dewa Amon. Sekarang sudah kita ketahui dari tulisan-tulisan pada tugu-tugu peringatan di Asyur bahwa kota itu dibinasakan oleh raja Asyur, Assurbanipal tahun 663 SM.

Tuhan dan Niniwe

            Bernubuat tentang Hukuman atas Niniwe, ibukota negeri Asyur yang pada masa itu merupakan kota terbesar di dunia. Hukuman niniwe diumumkan (pasal 1), dilukiskan (pasal 2) dan hukuman niniwe selayaknya (pasal 3).

Besarnya dan jahatnya Niniwe

            Niniwe adalah kota besar, penuh dengan kejahatan. Kekejaman orang Asyur atas tawanan perang sangat menyeramkan.  Bangsa-bangsa sekitarnya senantiasa takut jatuh kedalam cengkereman bangsa itu, yang kegemarannya ialah menumpahkan darah dan melakukan penganiayaan.

Nubuat Nahum digenapi.

            Ujian yang tepat sekali untuk melihat kebenaran nubuat ialah penggenapannya. Kota niniwe dibinasakan dan sebagian besar penduduknya dibunuh. Demikianlah kota Niniwe jatuh, sesuai perkataan Nabi Nahum.

Pandangan penutup.

            Nahum berarti Penghiburan. Terdapat penghiburan yang sejati bagi orang-orang yang percaya. Penghiburan itu ialah pengetahuan bahwa karena pemerintahan Tuhan adil maka angkara murka orang-orang jahat terhadap sesama manusia akan dibalas oleh Tuhan.

 

KITAB HABAKUK

Kepribadian manusia merupakan bahan pelajaran yang tidak habis-habisnya. Tida ada dua jiwa yang sama reaksinya. Setiap individu adalah unik. 

Habakuk tidak berkhotbah kepada bangsanya atau kepada bangsa lain. Perkataannya hanya ditujukan kepada Tuhan saja. Ia juga berbeda dengan nabi lain, melainkan memecahkan suatu persoalan.

Kitab ini ditulis pada masa bangsa Kasdim (Babel) sedang meningkat kekuasaannya (1:5-11). Doa Nabi Habakuk menurut nada ratapan yaitu ucapan ilahi, penglihatan dan doa.

Ucapan Ilahi

            Habakuk menangis kebingunan. Hatinya susah sekali oleh dua soal mengenai providensia Tuhan atau setidak-tidaknya yang nampak sebagai providensian Tuhan.

Penglihatan

            Penglihatan yang diberikan Tuhan kepada Habakuk disini iman beroleh jawaban, sekalipun bukan jawaban secara logika melainkan jawaban secara rohani yang sangat dimengerti oleh iman. Sesungguhnya orang yang membusungkan dada (Babel) tidak lurus hatinya tetapi orang yang benar itu hidup oleh percayanya.

Doa

            Doa Habakuk benar-benar cetusan iman. Mulai dengan permohonan kepada Tuhan supaya dianugerahi kebangunan rohani dalam lintasan tahun, sebelum rencana Allah itu dilaksanakan dengan sempurna yang akan terjadi pada akhir zaman.

Susunan Kitab Habakuk

Pasal 1Pasal 2Pasal 3 Ucapan IlahiPenglihatanDoa Iman bergumul dengan persoalanIman menangkap jawabanIman memuji-muji dengan keyakinan

Ayat kunci 2:4, orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.

Apakah yang diperbuat Habakuk yaitu mula-mula bimbang hatinya, bertekad menantikan Tuhan, karena menunggu Tuhan Habakuk akhirnya dapat bernyanyi, bersukacita.

Akhirnya marilah mencatat dalam hati harapan Habakuk yang mulia itu yakni bahwa bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan Tuhan seperti air yang menutupi air laut. Pasti Tuhan menolong kita, sehingga kita dapat menanti dengan sabar, sampai Maranatha.

 

KITAB ZEFANYA

Latar belakang

            Untuk memperkenalkan dirinya Zefanya menyebut silsilahnya lebih lengkap dibandingkan nabi-nabi lainnya. Zefanya bin Kusyi bin Gedalya bin Amarya bin Hizkia (1:1). Ia adalah keturunan bangsawan, pangeran dari keluarga Daud dan piut dari raja Hizkia.

            Bernubuat dalam zaman Yosia bin Amon raja Yehuda berarti sezaman dengan Yeremia (1:2) meskipun ia meninggal lebih dulu daripada Yeremia. Maka sewaktu raja Yosia mengadakan pembangunan agama, ia pasti dibantu oleh kemenakannya itu.

Berita Zefanya tiga berganda.

  • Bagian I pasal 1-2:3. Memberitakan hukuman yang akan dijatuhkan atas Yehuda.
  • Bagian II pasal 2:4-3:8. Zefanya berpaling dari Yerusalem dan Yehuda lalu memandang kepada bangsa-bangsa sekitarnya.
  • Bagian III pasal 3:9-20. Zefanya tidak memandang kedalam (Yerusalem dan Yehuda), tidak melihat ke sekeliling tetapi memandang ke muka ke masa berkat dan kesembuhan atas umat manusia.

Susunan kitab Zefanya

Melalui hukuman menuju berkat

IIIIII 1:1-2:3(1:1-6)(1:7-2:3)

2:4-3:8

(2:4-3:8)

(2:12-15)

(3:1-8)

3:9-20

(3:9)

(3:10-15)

(3:16-20)

Lihatlah kedalam: murka datang atas Yehuda.

  • Maksud Tuhan memberi hukuman
  • Hati Tuhan sudah hampir maka tuntutan bagi Yerusalem.

Lihatlah sekeliling: murka atas segala bangsa.

  • Barat, Timur: Filistin, Moab, Amon.
  • Selatan, Utara: Kusy dan Asyur
  • Maka celaka bagi Yerusalem Baru

Lihatlah ke muka: sesudah murka, kesembuhan.

  • Pertobatan bangsa-bangsa kafir
  • Pemulihan bangsa Israel
  • Akhirnya. Yerusalem Baru.

 

Makna-makna besar

            Nabi ini membawakan pikiran Tuhan mengenai segala peristiwa nasional dan internasional pada masa orang-orang masih belum lupa menyelami maupun mengukur arti yang terkandung di dalamnya.

 

KITAB HAGAI

Nabi Hagai (Ezra 5:1; 6:14) bangkit dan mengarahkan amanatnya kepada pemimpin-pemimpin Yahudi yang telah pulang kembali pada tahun 520 SM. Enam belas tahun sebelum itu Koresy raja Persia telah mengeluarkan dekritnya yang bersejarah, supaya Rumah Allah yang diYerusalem dibangun kembali.  Sisa bangsa sejumlah 50.000 orang telah pulan ke Yehuda dipimpin oleh Zerubabel. Dua tahun kemudian alas Rumah Allah selesai di tengah rasa syukur dan cucuran air mata dan pembangunan kembali itu nampaknya akan dapat diteruskan dengan baik tetapi pada tahun 520 SM keadaan berubah menjadi sebaliknya. Musuh yakni orang Samaria yang berasal dari bermacam-macam bangsa telah memutarbalikkan arti dari usaha bangsa Yahudi dengan tuduhan yang tidak-tidak.

Arti Hagai yang penting sekali terletak pada kenyataan bahwa tahun 520 SM itulah tahun terakhir bagi masa ‘kengerian’ serta tahun permulaan bagi masa berkat Tuhan.

Masa 70 tahun yang dinubuatkan Yeremia ada dua macam dan keduanya janganlah dikacaukan.  Pertama masa perhambaan di Babel dan kedua masa kengerian Yerusalem.

Mulai dari hari ni Aku akan memberi berkat

Berita IBerita IIBerita III

Berita IV

1:1-14Tgl 1/6/5202:1-10

21/7/520

2:11-20

24/9/520

24/9/520

Mendorong bekerja.Tekanan: Bangunlah Rumah itu. (1:8)Meneguhkan kemauan

Tekanan: Aku ini menyertai kamu (2:5)

Menguatkan Iman

Tekanan: Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat

Menenteramkan Hati

Tekanan: pada waktu itu.. akan mengambil engkau

Amanat empat Ganda

  • Hagai menyalahkan bangsanya karena mereka melalaikan pekerjaannya, lalu mereka diberi dorongan supaya segera bekerja lagi.
  • Amanat II Hagai ialah membangun semangat bekerja.
  • Amanat III tentang tanggal 24 bulan Khislev telah kami uraikan.
  • Amanat IV ditujukan kepada Zerubabel sendiri yakni pemimpin sisa bangsa itu.

Pada zaman Hagai rencana Tuhan beroleh kemenangan besar kelak, Kristus Anak Daud yang dilambangkan oleh tokoh Zerubabel akan menjadi cincin meterai bagi Tuhan untuk memeteraikan atas segala bangsa kemuliaan, kehendak dan jalan Tuhan, serta teladan dan peta-Nya sendiri.

 

KITAB ZAKHARIA

Zakharia sezaman dengan Hagai (Ezr 5:1). Nubuat kedua nabi ini terutama bertalian dengan titik sejarah yang sama yaitu titik balik dalam pekerjaan Tuhan terhadap Yerusalem dan umat Israel.

Nabi dan Imam

            Baik zakharia maupun berita Hagai dimulai pada tahun 520 SM. Yaitu tahun kedua zaman Darius raja Media Persia.  Ia merangkap jabatan Nabi dan Imam.

Penulis

            Zakharia, tema: penyelesaian terakhir Bait Suci dan janji-janji Mesias. Ditulis sekitar tahun 520-470 SM.

Isi dan Analisis

            Bagian berisi nubuat khusus mengenai sisa bangsa Yahudi yang telah pulang ke tanah air. Bagian II berisikan nubuat umum mengenai segenap bangsa Israel dan bangsa kafir serta memandang jauh sampai akhir zaman.

 

KITA MALEAKHI

Panggilan Nabi Maleakhi inilah panggilan kita PL yang terakhir dan kemudian tidak terdengar lagi suara nabi selama 400 tahun. Pernyataan Tuhan tahap pertama berakhir disini. Setelah juru bicara terakhir muncul dan menyatakan amanat yang terkandung dalam jiwanya.

Penulis Malkeakhi, sekitar tahun 430-420 SM dengan tema aneka tuduhan terhadap Yudaisme pascapembuangan. Kita ini ditulis tidak lama sesudah zaman Nehemia.

            Tahun 536 SM atas perintah raja Koresy, 50.000 orang pulang kembali ke Yudea. 534-430 SM, Nehemia kembali ke Yerusalem sesudah ia pergi menghadapi raja Artahsasta (Nehemia 13:6,7). Tidak lama sesudah itu Maleakhi mulai bernubuat.

Bilakah kitab Maleakhi ditulis.

            Isinya tidak sesuai dengan keadaan pada masa Ezra mula-mula datang ke Yudea.

70 Minggu Tahun Pertama

            Dari Daniel dan Maleakhi 70 minggu tahun pertama. Daniel diberitahu bahwa mulai dari keluarnya perintah membangun kembali kota Yerusalem sampai saat Almasih dihapuskan harus ada 7 minggu –tahun dan 62 minggu tahun.

Maksud dan Amanat

            Mulai dari permulaan sampai penghabisan kitab ini merupakan Permohonan.  Permohonan yang amat sangat karena penuh belas kasihan supaya bertobat. Permohonan Maleakhi dua bagian pertama dikemukakan karena mengingat dosa bangsa Israel dan kedatangan hari Tuhan kelak.

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku.

            Kunci gagasan Kitab Maleakhi terdapat dalam 3:1,2. Maleakhi menunjukkan kepada mereka, bahwa janji Tuhan adalah pedang bermata dua. Kedatangan Hari itu bukan hanya akan membunuh musuh-musuh yang ada diluar tapi juga akan membunuh musuh-musuh yang ada didalam bangsa itu.

Makna amanat untuk masa kini

            Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya.

  • Permohonan: dengan mengingat yang sudah ada dosa (1-2)
  1. Tuhan lansung berfirman: imbauan kepada semau imam (1:6-2:9)
  2. Maleakhi berbicara mewakili Tuhan: imbauan kepada semua orang (2:10-17)
  • Permohonan: dengan mengingat yang akan datang hari Tuhan (3-4).

Kedatangan hari itu akan menghukum orang-orang yang bersalah dan memberkati orang-orang yang taat kepada Tuhan.

Kedatangan Kristus

Kedatangan Tuhan Yesus pertama kali selaku Hamba yang menanggung sengsara adalah fakta sejarah, sedangkan kedatangan kedua kali selaku Raja dan Hakim adalah fakta nubuat. Diantara kedua kedatangan itu terdapat zaman anugerah, zaman ini disisipkan dan tidak pernah dinyatakan kepada Maleakhi atau nabi-nabi lainnya.

Janji Tuhan

Kitab Maleakhi memberi peringatan kepada kita sekalian, jangan sampai salah tanggap terhadap janji Tuhan.

Zaman dinodai

Membaca Malelakhi akan melihat bahwa zaman itu dinodai oleh dua macam kejahatan: formalism dan skeptisisme.

Amin

            Segala nubuat dan janji-janji akan hal kerajaan pastilah digenapi dengan sempurna. Ya, Dia akan datang! Dia, Almasih orang Israel dan Raja segala Raja, yang menjadi pengantin bagi Gereja. Segala pujian hormat hanya bagi Tuhan Yesus Kristus sekarang dan selama-lamanya.

Respon penulis

            Penulis sangat mengucap syukur atas kasih karunia Tuhan Yesus Kristus.  History Bible menuntun kepada pengenalan akan TUHAN yang berpusat kepada Yesus Kristus. Sangat luar biasa Tuhan kita yang mengasihi umat manusia. Tuhan memilih orang percaya, dibenarkan, dikuduskan dan dimuliakan bersama Kristus.

By Kiven Keegen Kaeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s